Lolos PCI DSS, Bimasakti Optimis Hadapi Era Fintech

SIDOARJO – Kabar gembira dari PT Bimasakti Multi Sinergi, salah satu perusahaan Fintech di Indonesia wilayah Timur yang telah lolos audit PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) versi 3.2. Audit tersebut digawangi oleh Andreas Gehrmann, auditor profesional asal Jerman dari lembaga sertifikasi resmi dunia, PT TUV Reinland Indonesia.

Dengan adanya kelulusan sertifikasi PCI DSS, sistem transaksi elektronik yang dikelola Bimasakti kini dipastikan telah memenuhi standar keamanan informasi tingkat dunia pada industri keuangan profesional, khususnya yang berkaitan dengan informasi pemegang kartu perbankan.

“Alhamdulilllah, setelah berbulan-bulan audit, kini kami lebih optimis hadapi era Fintech dan bekerjasama dengan perusahaan / perbankan pemegang kartu debit, kartu kredit, payment gateway atau e- money,” ujar Ibnu Sunanto, President Director, PT Bimasakti Multi Sinergi.

Foto Bersama Auditor dari PT TUV beserta Jajaran Manajemen PT Bimasakti Multi Sinergi usai audit PCI DSS di head office Bimasakti.

Foto Bersama Auditor dari PT TUV Rheinland Indonesia beserta Jajaran Manajemen PT Bimasakti Multi Sinergi usai audit PCI DSS di head office Bimasakti.

Ia menambahkan bahwa Bimasakti menciptakan sejarah baru sebagai perusahaan pertama dan satu-satunya di Indonesia Wilayah Timur yang lolos sertifikasi ini. Lolosnya audit PCI DSS ini akan melengkapi sertifikat jaminan kualitas keamanan informasi Bimasakti sebelumnya yaitu ISO 27001:2013 untuk keamanan data dan informasi.

Sebagai informasi, PCI DSS digagas oleh lima lembaga keuangan dunia (American Express, Visa Inc, Master Card, Discover Financial Service, dan JCB International) untuk standar keamanan informasi yang diakui secara global bagi lembaga yang menangani penyimpanan data perbankan dan pemegang kartu (kartu kredit, kartu debit, dan lainnya). (HER)

About Author